Rabu, 17 Juli 2013

Lakukan saja

Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya.
Kutipan di atas adalah sebuah kalimat bijak yang masih relevan sampai saat ini. Kalau kita melihat berita di media elektronik maupun cetak, banyak sekali kejadian yang kalau di hubungkan dengan kalimat di atas adalah sangat kontras sekali. Dimana-mana terjadi tindak kejahatan, kekerasan, korupsi dimana dan sebagainya. Jelas masih kita ingat beberapa hari yg lewat bahwa sebuah Lembaga Pemasyarakatan (LP) di Medan dibakar dan dirusak oleh napinya sendiri.

Seluruh rakyat Indonesia sangat berharap adanya kebijkasanaan pemerintah yang membawa kesejahteraan bagi rakyatnya. Harapan itu tentu saja masih bisa dilakukan jika ada kemauan dari pemerintah sebagai pengambil kebijaksanaan bersama para wakil rakyat di Senayan.

Tidak ada masalah yang tidak terselesaikan selama masih ada komunikasi yang baik. Keadaan saat ini merupakan salah satu akumulasi dari masa lalu yang terjadi sampai saat ini. Kalau seperti sampah yang tidak dibersihkan itu tumpukannya sudah menggunung dan jika terus dibiarkan akan menjadi sarang penyakit yang menyengsarakan rakyat Indonesia sendiri.

Sebagai rakyat, kita juga bisa melakukan dengan hidup teratur dan taat hukum, namun pada kenyataan yang terjadi adalah berbagai pihak sudah seperti sama-sama memahami kebiasaan yang sudah lama dan biasa dilakukan.

Diperlukan pemimpin yang radikal tapi memiliki hati untuk membawa kesejahteraan dan kemajuan bagi bangsa ini untuk memimpin dan membawa Indonesia ke arah yang lebih baik didepan bangsa-bangsa dunia.

Ayo Indonesiaku Jayalah

Rabu, 07 Desember 2011

Film Chips

Sewaktu kecil aku suka nonton film chips. Film ini menceritakan tentang polisi-polisi amerika yang luarbiasa menangkap penjahat-penjahat, sehingga aku bercita-cita pengen jadi polisi. Namun karena aku cengeng, banyak yang menertawakanku. Aku jadi minder dan gak percaya diri.

Suatu pagi aku (masih kecil) melakukan senam pagi yang aku tirukan dari tv di depan seorang wanita. Selesai aku senam bukannya pujian tapi makian yang kudapat. wahhh itu sangat menghancurkan sekali....

Belajar

Melakukan hal yang tak bisa kulakukan sampai aku bisa bukanlah hal yang mudah. Apalagi jika itu sesuatu yang tidak mengenakkan buatku, wow betapa sulitnya. Namun selama masih ada niat dan kemauan yang keras untuk itu pasti bisa.

Blogku sayang, aku harus lebih banyak lagi belajar dan menggali potensi yang terpendam dalam diriku ini. Aku yakin pasti bisa, karena janji Tuhan akan menyertai sampai akhir jaman. Tidak banyak memang yang bisa dibanggakan dari diriku, tapi sampai hari ini Tuhan masih memberikan aku nafas kehidupan, yang berarti bahwa memang ada yang mesti kulakukan sebelum pulang. Cuma apa itu aku juga masih belum tahu. Beberapa kali mamaku bilang kenapa tidak jadi Fulltime aja, aku belum berani ambil itu karena tidak ada konfirmasi yang jelas.

Bisnis foto yang ingin aku bangun juga belum menampakkan hasil yang memuaskan, sementara modal sudah mulai menipis. Apakah aku terlalu sombong ya, oh Tuhan ampunilah jika itu masih ada padaku. Hidupku ini tentangMu saja bukan tentangku.

Salam,
CP

Jumat, 02 Desember 2011

Single

..."Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia". (Kej 2.18)
 Kalimat diatas jelas mengatakan tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Itu memberikan pengertian bahwa manusia memang diciptakan untuk bersosialisasi atau berpasangan.

Single is not a status, tetapi lebih kepada karakter kedewasaan. Maksudnya setiap individu memang harus single (baca: dewasa) dulu baru memikirkan yang lebih lanjut. Bisa mengurus dirinya sendiri, tidak bergantung pada orang lain. Bisa memegang tanggung jawab dimulai dari hal-hal sederhana.

Akhir-akhir ini jejaring sosial menjadi ajang penumpahan isi hati entah tujuannya hanya untuk kesenangan atau aktualisasi diri (teman saya bilang ini adiksi eksistensi) namun tanpa disadari ini dilihat dan dibaca orang lain yang kita kenal atau tidak. Hal ini sering tidak diperhatikan sehingga orang-orang lain menilai kita dengan berdasarkan apa-apa saja yang kita posting disana.

Fakta diatas merupakan fenomena dari jaman teknologi informasi dimana orang-orang terkoneksi dengan sangat mudah. Tetapi apakah dengan begitu kita sudah memanfaatkan teknologi itu dengan benar? Seringkali juga jejaring sosial disalahkan karena adanya penculikan, perkelahian antar pelajar. Alasannya karena kejadian itu terjadi akibat situs jejaring sosial tersebut. Tapi apakah kita fair dengan hal itu? Sama saja dengan kita menyalahkan pisau karena anak kecil menyayat tangannya sendiri menggunakan pisau. Situs itu hanya alat saja tapi penggunalah yang mesti dewasa menggunakannya.

Bagaimana kita bisa mengurus hal-hal besar sementara hal-hal kecil seperti itu tidak bisa kita urus? Bagaimana bisa kita menikah sementara kita masih sering merepotkan orang lain untuk hal-hal yang sebenarnya bisa dikerjakan sendiri?

Be single first and then think about the next level

Kamis, 24 November 2011

Sungguh

Sungguh Kaulah yang kucinta yang kupuja
Kehadiranmu ubahkan hidupku...


Lirik tersebut mewakili isi hatiku untukMu yang begitu mengasihiku, sungguh tak bisa kubalaskan kebaikanmu bagiku. Banyak kali juga kutak setia, selalu egois dan tidak menunjukkan kalau aku mengasihimu, namun kau tetap setia dan selalu memberiku kesempatan.
Namun semua akan ada masanya, dan itu kusadari....

Senin, 21 November 2011

Indonesia vs Malaysia

Dari alur yang ada kemungkinan skor 2-1 untuk indonesia. Heheheh kita lihat nanti ya

Tetap Bersyukur

Hidup ini adalah ibarat satu rol film yg berisi cerita-cerita yang bisa kita lihat dan baca dari rol film itu sendiri. Namun tidak ada rol film yang bisa mengatakan kepada pemiliknya untuk mengisinya dengan hal-hal baik dan indah saja.

Coba kita lihat satu cerita menarik dari seorang yang sangat menyadari hal ini.
Rheza Christian


Bersyukurlah selalu dalam segala hal.